ketika bahagia lelah sedih menjadi satu
berdiri tegak di atas pundakku
yang menyongsongku untuk merunduk
dan merunduk
terdiam membisu bibirku
tanpa suara yang membiru
yang ada hanya alunan angin yang merdu
indah menghampiriku
berdiri tegak di atas pundakku
yang menyongsongku untuk merunduk
dan merunduk
terdiam membisu bibirku
tanpa suara yang membiru
yang ada hanya alunan angin yang merdu
indah menghampiriku
Komentar
Posting Komentar