MAKALAH ANALISIS KESALAHAN PENULISAN KATA DALAM BAHASA INDONESIA



Analisis Kesalahan Penulisan Kata
Pada Media Informasi Di Serang
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Ujian Akhir
Semester Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Dosen : Dema Tesniyadi,M.Pd

LOGO_STIE.jpg

Disusun Oleh :
 Nama                 :  Neneng Aidatul Fadhilah
 NIM                   : 12140043
 Kelas                  : 1 H-Akuntansi


SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
BINA BANGSA BANTEN
Jl. Raya Serang – Jakarta Km. 03 No. 1 B ( Pakupatan ), Kota Serang
Telp. 0254-220158 Fax. 0254-220157
Tahun Akademik
2014 – 2015



KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb
            Puji syukur kehadirat ALLAH SWT ,karena hanya dengan bimbingan dan petunjuk-NYA Tugas Analisis Kesalahan Penulisan Kata pada Media Informasi di Serang yang diajukan untuk memenuhi Tugas Ujian Akhir Semester Bahasa Indonesia ini dapat terselesaikan dengan baik dan benar.
            Tugas Analisis Kesalahan Penulisan Kata pada Media Informasi di Serang yang diajukan untuk memenuhi Tugas Ujian Akhir Semester Bahasa Indonesia yang kami buat ini bertujuan agar para Mahasiswa/I dapat mengetahui lebih dalam tentang bagaimana penulisan kata yang bener menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI), Kamus Istilah Bahasa Indonesia(KIBI),Kata Baku dan Tidak Baku dan menurut Ejaan Yang Disesuaikan . Makalah ini juga kami buat untuk memenuhi Tugas Akhir Semester Bahasa Indonesia yang diberikan oleh Dosen yaitu Dema Tesniyadi, M.Pd.
            Semoga makalah yang kami buat dapat bermanfaat dan berguna bagi para Mahasiswa dan bisa menjadi referensi yang baik . Kritik serta saran dari Bapak dan Ibu Dosen serta para Mahasiswa/I sangat kami butuhkan untuk menyempunakan makalah ini.
Wassalamualaikum Wr.Wb.


Serang,05 Februari 2015

Penulis











DAFTAR ISI

Kata Pengantar................................................................................................................ i
Daftar Isi ...................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1          1.1  Latar Belakang...................................................................................................1
1          2.2  Rumusan Masalah............................................................................................. 1
1          3.3  Tujuan Makalah................................................................................................. 1
BAB II KAJIAN TEORI
2.1 Ejaan Yang Disempurnakan.............................................................................. 2
2.2 Kata Baku dan Tidak Baku ............................................................................... 2
2.3 Kamus Istilah Bahasa Indonesia (KIBI)............................................................. 3
2.4 Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ........................................................... 4
BAB III PEMBAHASAN
3.1 Data Kesalahan dan Analisisnya ....................................................................... 6
BAB IV PEMBINAAN
4.1 Langkah-Langkah yang Dilakukan ................................................................... 9
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan .................................................................................................... 11
5.2 Penutup .......................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................. 12


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Peningkatan mutu penggunaan Bahasa Indonesia perlu dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan karena perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat akan mempengaruhi perilaku masyarakat dalam berbahasa. Peningkatan mutu itu mencakup penggunaan bahasa tulis dan bahasa lisan. Kedua jenis penggunaan bahasa itu tidak dapat dipisahkan dan ukuran kemampuan seseorang dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar. Bahkan kemampuan berpikir dan bernalar seseorang akan tampak pada penggunaan bahasa tulis ataupun lisan.
Demi peningkatan mutu penggunaan bahasa Indonesia tersebut diperlukan pengajaran mengenai bahasa yang baik dan benar sehingga masyarakat tidak lagi melakukan kesalahan. Masyarakat perlu mengetahui bahasa yang baik dan benar agar mereka mampu mengurangi penggunaan kata atau kalimat yang kurang tepat. Selain itu, masyarakat dapat mengetahui kapan dan dimana bahasa yang baik dan benar itu digunakan.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Bagaimana analisis penulisan kata yang salah ?
2.      Bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan dalam penulisan kata yang salah ?

1.3  Tujuan Makalah  
Tujuan dibuatnya makalah tersebut adalah agar kita dapat mengetahui cara penulisan kata yang benar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) .

























BAB II
KAJIAN TEORI

2.1Ejaan Yang Disesuaikan
            Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan penyempurnaan darai semua hasil usaha dalam bidang ejaan yang telah mendahuluinya. Penerapan Ejaan yang disempurnakan secara bertahap yang secara resmi mulai tanggal 17 Agustus 1972 dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 57/1972, tentang peresmian berlakunya “Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan”. Adapun hal-hal yang diatur penggunaanya dalam EYD:
 a. Pemakaian huruf,
 b. Penulisan haruf,
c. Penulisan kata,
d. Penulisan unsur serapan,
e. Penggunaan tanda baca.
Bila kita mencoba membandingkan antara EYD dengan Ejaan Suwandi, maka ada beberapa hal penting yang dapat dicatat. Perbedaan hal itu, ialah sebagai berikut:
a. EYD sudah mengurangi jumlah pemakaian dwi huruf yang melambangkan hanya satu fonem. Dengan masih adanya penggunaan dwi huruf ini, berarti ejaan yang ideal belum terwujud, yaitu “satu huruf satu fonem”.
 b. EYD mencantumkan perbedaan penulisan di, an, ke sebagai kata depan dan sebagai imbuhan. Hal itu, lebih baik ditinjau dari ilmu tata bahasa.
c. Karena perubahan fungsi huruf tertentu, mengakibatkan perubahan nama huruf yang bersangkutan. Hhuruf yang dimaksud ialah c dan j.
selanjutnya perubahan nama ini menyebabkan perubahan nama singkatan yang menggunakan huruf tersebut. Perlu dicatat disini bahwa EYD tidak menggunakan huruf baru, jadi mesin tik dan mesin cetak yang ada tetap dipakai. Dengan berlakunya EYD, maka ketertiban dan keseragaman dalam penulisan bahasa Indonesia mudah terwujud.
2.2 Kata Baku dan Kata Tidak Baku
            Kata baku adalah kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Sebagai sumber utama bahasa baku adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kata baku digunakan dalam kalimat resmi ,baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat .
Penggunaan kata baku:
1.      Surat-menyurat antar lembaga
2.      Karangan ilmiah
3.      Lamaran pekerjaan
4.      Surat keputusan
5.      Perundangan
6.      Nota dinas
7.      Rapat dinas
8.      Pidato resmi
9.      Diskusi
10.  Penyampaian pendidikan
11.  Dan lain sebagainya
Kata tidak baku adalah kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia ,kata tidak baku digunakan dalam bahasa percakapan sehari-hari ,atau bahasa tutur. Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya kata atau bahasa yang tidak baku yaitu sebagai berikut :
1.      Pemakai bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata-kata yang dimaksud
2.      Pemakai terpengaruh oleh orang yang biasa menggunakan kata tidak baku
3.      Pemakai bahasa tidak baku akan selalu ada karena tidak mau memperbaiki kesalahannya sendiri    
Berikut ini adalah contoh kata baku dan kata tidak baku. Kata tidak baku apotik,pitnah,silahkan,nasehat,metoda,telor,nopember,anggauta,lembab,cinderamata,langganan. Kata baku ialah apotek,fitnah,silakan,nasihat,metode,telur,anggota,lembap,cenderamata,pelanggan .
2.3 Kamus Istilah Bahasa Indonesia(KIBI)
1. Istilah dan Tata Istilah
            Istilah adalah kata atau frasa yang dikenal sebagai nama atau lambang dan dengan cermat mengungkapkan makna konsep,proses,keadaan,atau sifat yang khas dalam bidang ilmu pengetahuan ,teknologi,dan seni. Tata Istilah (terminologi) adalah perangkat asa dan ketentuan pembentukan istilah serta kumpulan istilah yang dihasilkannya .
Misalnya :
Anabolisme                           Pasar modal
Demokrasi                             Pemerataan
Perangkat elektron
2.Istilah Umum dan Istilah Khusus
            Istilah Umum adalah istilah yang berasal dari bidang tertentu ,yang karena dipakai secara luas ,menjadi unsur kosakata umum.
Misalnya :
Anggaran belanja                   Penilaian
Daya                                      Radio
Nikah                                    Takwa
            Istilah Khusus adalah istilah yang maknanya terbatas pada bidang tertentu saja.

Misalnya :
Apendektomi                                     kurtosis
Bipatride                                pleistosen
3.Pernyataan Istilah yang Baik
            Dalam pembentukan istilah perlu diperhatikan persyaratan dalam pemanfaatan kosakata Bahasa Indonesia yang berikut :
a.       Istilah yang dipilih adalah kata atau frasa yang paling tepat untyk mengungkapkan konsep termaksud dan yang tidak menyimpang dari makna itu .
b.      Istilah yang dipilih adalah kata atau frasa yang paling singkat diantara pilihan yang tersedia yang mempunyai rujukan sama .
c.       Istilah yang dipilih adalah kata atau frasa yang bernilai rasa konotasi baik.
d.      Istilah yang dipilih adalah kata atau frasa yang bentuknya seturut kaidah Bahasa Indonesia.
4.Nama atau Tata Nama
            Nama adalah kata atau frasa yang berdasarkan kesepakatan menjadi tanda mengenal benda ,orang,hewan,tumbuhan ,tempat,atau hal. Tata Nama (nomenklatur)adalah perangkat peraturan penanaman dalam bidang ilmu tertentu ,seperti  kimia dan biologi beserta kumpulan nama yang dihasilkannya .
Misalnya :
Aldehida                                  Primat
Natrium Klorida                       Oryza Sativa

2.4 Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI)
            Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kamus ekabahasa Bahasa Indonesia yang disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan diterbitkan oleh Balai Pustaka. Kamus ini menjadi acuan tertinggi bahasa Indonesia yang baku,karena kamus ini merupakan kamus bahasa Indonesia terlengkap dan yang paling akurat yang diterbitkan oleh penerbit yang memiliki hak paten dari pemerintah Republik Indonesia dan Kebudayaan Indonesia .
SEJARAH PENERBITAN
1.Edisi Pertama(1998)
Edisi pertama adalah hasil pengembangan dari Kamus Bahasa Indonesia yang terbit pada tahun 1983. Kamus ini baru memuat 62.100 lema .
2.Edisi Kedua(1991)
            Edisi Kedua adalah revisi pertama KBBI dan memuat 72.000 lema .

3.Edisi Ketiga(2005)
            Edisi Ketiga memuat 78.000 lema. Menurut Dr.Dendy Sugono,Kepala Pusat Bahasa , kamus ketiga ini masih terasa banyak sekali kosakata yang belum masuk. Tetapi harap diingat bahwa KBBI adalah Kamus Umum berisi kosakata umu,sehingga dalam kamus tidak termasuk berbagai istilah. Untuk penggunaan kamus bidang ilmu tertentu Pusat Bahasa juga memiliki kamus istilah .
4.Edisi Keempat(2008)
            Edisi Keempat memuat lebih dari 90.000 lema. Pada edisi ini KBBI diperkaya kosakata yang berasal dari kamus istilah ,pada edisi ini kamus disusun berdasarkan pradigma .
5.Edisi Kelima
            Edisi Kelima kemungkinan besar akan dirilis pada tahun 2013 , dengan perkiraan penambahan kata sekitar 2000 kata .




















BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Data Kesalahan dan Analisnya
Berikut ini adalah contoh Data Kesalahan Penulisan Kata Didaerah Serang adalah sebagai berikut :
1 .Data Pertama
                        Data 1
            Pada data pertama terdapat kesalahan penulisan kata yaitu kata “Baso” . Pada data tersebut kata “Baso” merupakan penulisan kata tidak baku yang seharusnya tidak digunakan dalam data tersebut. Jadi ,penulisan kata yang tepat menurut kata baku  adalah “Bakso” menunggukan tambahan huruf yaitu “K”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ,Bakso adalah makanan yang terbuat dari daging,udang,ikan yang dicincang dan dilumatkan bersama tepung kanji dan putih telur dan biasanya dibentuk bulat-bulat.
2.Data Kedua
 Data 2
            Pada data kedua terdapat kelebihan huruf yang seharusnya tidak dipergunakan dalam data tersebut menurut Ejaan Yang Disempurakan. Data diatas yang salah adalah kata “Juss”. Menurut Ejaan Yang Disempurakan kata “Juss” tersebut menggunakan kata yang berlebihan yang seharusnya dihilangkan yaitu “S” yang sebelumnya adalah “Juss” menjadi “Jus” menghilangkan satu(1) huruf yaitu “S” dalam data tersebut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI), jus adalah sari buah yang terdapat secara alami dalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Jus tersebut dapat dibuat dengan berbagai macam cara sesuai dengan keinginan .
3.Data Ketiga
                        Data 3
            Pada data ketiga terdapat kesalahan penulisan kata yaitu pada kata “Duren” yang merupakan kata tidak baku dan seharusnya tidak digunakan dalam data tersebut. Jadi, penulisan kata yang tepat menurut kata baku adalah “Durian”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ,durian adalah pohon yang batangnya lurus,tingginya sekitar 20-40 Meter,dahannya jarang,kulit batangnya kasar,dan berwarna kelabu,bunga tersusun di malai,berwarna kuning,buah durian(durio zibethinus) berkulit tebal dan berduri,berbebtuk bundar lonjong atau bundar telur ,dagingnya berwarna putih,kuning tua atau putih-kekuning-kuningan,berbau tajam dan dapat memabukkan .
4.Data Keempat
 Data 4
            Pada data keempat terdapat kesalahan penulisan kata menurut Kamus Bahasa Asing yaitu pada penulisan kata “Magig” . Menurut Kamus Bahasa Asing kata “Magig” yang bener adalah “Magic” memakai huruf akhiran “C” bukan huruf akhiran “G”. Pengertian dari kata “Magic” tersebut adalah “Sihir”. Menurut Kamus Bahasa Indonesia( KBBI), sihir adalah perbuatan yang ajaib dengan pesona dan kekuatan gaib(guna-guna,mantra dan sebagainya) .
5.Data Kelima
                        Data 5
            Pada data kelima terdapat penulisan kata yang salah yaitu “Pijit”. “Pijit” adalah kata tidak baku yang seharusnya tidak digunakan pada data tersebut. Jadi,penulisan kata yang tepat menurut kata baku adalah “Pijat” mengganti huruf vokal dari “I” menjadi “A” . Menurut Kamus Bahasa Indonesia (KBBI),pijat adalah menekan dengan jari ,memncet,,dan mengurut bagian tubuh untuk melemaskan otot sehingga peredaran darah lancar.









BAB IV
PEMBINAAN
4.1 Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan
            Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam Analisis Kesalahan Penulisan Kata Pada Media Informasi di Serang adalah sebagai berikut:

1.Data Pertama
            Setelah saya mendapatkan hasil analisa dari data pertama , saya berpendapat bahwa seharusnya  kata yang terdapat didata pertama yang salah tersebut harus diperbaiki menjadi kata yang tepat. Kata yang salah tersebut ialah “Baso”. “Baso” adalah kata yang tidak baku, maka diperbaiki  menjadi kata yang tepat menurut Ejaan Yang Disempurnakan yaitu “Bakso”. Dan saya pun berpendapat bahwa gambar spanduk pada data pertama tersebut harus diganti dengan menggunakan kalimat dengan kata yang tepat .
2.Data Kedua
            Setelah saya menganalisa pada data kedua tersebut mengenai kalimat yang digunakan dalam data itu ,saya mendapatkan hasil bahwa dalam penggunaan kata tersebut menggunakan huruf yang berlebihan dan menurut Ejaan Yang Disempurnakan bahwa kata tersebut harus diperbaiki menjadi kata yang tepat . Pada data tersebut kata yang berlebihan itu ialah “juss” .Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI) kata “juss” tersebut hanya menggunakan satu ( 1) “S” saja. Jadi,kesimpulan yang saya ambil bahwa pada data tersebut harus dihilangkan huruf “S” menjadi “Jus”. Dan saya pun berpendapat bahwa penulisan kata pada data kedua tersebut harus diganti dengan menggunakan kata yang tepat .
3.Data Ketiga
            Setelah saya mendapatkan hasil analisa dari data ketiga , saya berpendapat bahwa seharusnya  kata yang terdapat didata ketiga yang salah tersebut harus diperbaiki menjadi kata yang tepat. Kata yang salah tersebut ialah “duren”. “Duren” ialah kata yang tidak baku ,maka diperbaiki menjadi kata yang tepat menurut Ejaan Yang Disempurnakan yaitu “Durian”. Dan saya pun berpendapat bahwa gambar spanduk pada data ketiga tersebut harus diganti dengan menggunakan kalimat dengan kata yang tepat .
4.Data Keempat
            Setelah saya melakukan analisa terhadap data keempat,saya mendapatkan hasil dari data tersebut ialah penulisan kata yang salah menurut Kamus Bahasa Asing. Kata yang salah tersebut ialah “Magig”. Jadi,kata “ Magig” itu harus diperbaiki menjadi kata yang tepat yaitu menjadi “Magic” yang sesuai dengan kaidah Kamus Bahasa Asing yang mempunyai arti  “Sihir “ dalam Bahasa Indonesia. Dan saya pun berpendapat bahwa penulisan kata pada data kedua tersebut harus diganti dengan menggunakan kata yang tepat .



5.Data Kelima
            Setelah saya mendapatkan hasil analisa dari data kelima , saya berpendapat bahwa seharusnya  kata yang terdapat didata kelima yang salah tersebut harus diperbaiki menjadi kata yang tepat. Kata yang salah tersebut ialah “Pijit”. “Pijit” adalah kata yang tidak baku, maka diperbaiki  menjadi kata yang tepat menurut Ejaan Yang Disempurnakan yaitu “Pijat”. Dan saya pun berpendapat bahwa gambar spanduk pada data kelima tersebut harus diganti dengan menggunakan kalimat dengan kata yang tepat .























BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
            Jadi,kesimpulannya adalah Analisis Kesalahan Penulisan Kata itu perlu dilakukan agar masyarakat dapat terbiasa menggunakan bahasa yang baku yang sesuai dengan kaidah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dalam kehidupan sehari-hari dan tidak tergantung dengan menggunakan bahasa yang tidak baku yang dapat menimbulkan lunturkan budaya asli Indonesia . Dengan adanya analisis tersebut masyarakat dapat mengetahui kata demi kata yang salah dan masyarakat juga dapat memperbaiki kata yang salah tersebut .
5.2 Penutup
            Puji syukur kehadirat ALLAH SWT ,karena hanya dengan bimbingan dan petunjuk-NYA Tugas Analisis Kesalahan Penulisan Kata pada Media Informasi di Serang yang diajukan untuk memenuhi Tugas Ujian Akhir Semester Bahasa Indonesia ini dapat terselesaikan dengan baik dan benar.

            Tugas Analisis Kesalahan Penulisan Kata pada Media Informasi di Serang yang diajukan untuk memenuhi Tugas Ujian Akhir Semester Bahasa Indonesia yang kami buat ini bertujuan agar para Mahasiswa/I dapat mengetahui lebih dalam tentang bagaimana penulisan kata yang bener menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI), Kamus Istilah Bahasa Indonesia(KIBI),Kata Baku dan Tidak Baku dan menurut Ejaan Yang Disesuaikan . Makalah ini juga kami buat untuk memenuhi Tugas Akhir Semester Bahasa Indonesia yang diberikan oleh Dosen yaitu Dema Tesniyadi, M.Pd.
            Semoga makalah yang kami buat dapat bermanfaat dan berguna bagi para Mahasiswa dan bisa menjadi referensi yang baik . Kritik serta saran dari Bapak dan Ibu Dosen serta para Mahasiswa/I sangat kami butuhkan untuk menyempunakan makalah ini.












DAFTAR PUSTAKA

Warib, S Sam ,Dkk.2008.Kamus Lengkap 10 Milyar Inggris-Indonesia Indonesia-Inggris.Jakarta:Sandro  Jaya
Marhijanto,Bambang.1999.Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Masa Kini.Surabaya:Terbit Terang

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini